Kawah
Putih merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Bandung dan wajib
kalian kunjungi loh guys! Berlokasi di Ciwidey, Jawa Barat, sekitar 53 KM ke
arah Selatan kota Bandung.
Ada
sebab, tentunya ada akibat. Nah, letusan Gunung Patuha lah yang menyebabkan
terbentuknya Kawah Putih. Sesuai dengan namanya, unsur belerang yang berwarna
putih menyebabkan warna tanah di kawasan ini berwarna putih. Air danau nya pun
berwarna putih ke hijauan dan uniknya warna air di danau di kawasan kawah putih
ini dapat berubah warna sesuai dengan kadar belerang yang terkandung, suhu, dan
cuaca pada saat itu.
Kawah
Putih memiliki ketinggian lebih dari 2.400 MDPL. Dengan ketinggian tersebut,
tentu saja suhu udara di kawasan Kawah Putih ini dingin. Bagi kalian yang ingin
bepergian kesini, jangan lupa yaaa bawa jaket atau memakai pakaian yang tebal.
Terutama bagi kalian yang jomblo, percayalah ini bukan tempat yang tepat buat
kalian jika tak membawa jaket dan pakaian tebal.
SEJARAH
KAWAH PUTIH
Letusan hebat dari Gunung Patuha
pada abad ke 10 adalah awal mula terbentuknya kawah putih. Sejak saat itu pula
masyarakat sekitar menganggap bahwa lokasi ini merupakan lokasi yang angker.
Bukan karena banyak di temukan fosil mantan yang menyebabkan angker. Tapi karena
setiap burung yang melintas di kawasan kawah putih tersebut akan mati.
Seiring dengan berjalannya kamu dan
aku. Hmmmm sorry. Maksudnya, seiring dengan berjalannya waktu, kepercayaan
masyarakat sekitar tentang angkernya kawasan ini mulai pudar. Sampai pada tahun
1837 seorang ahli botani asal Jerman
yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn datang ke kawasan ini dan beliau tertarik
dengan kawasan ini yang sunyi sepi. Bahkan tak ada burung yang melintas di
atasnya. Sehingga Beliau berkeliling desa untuk mencari informasi, namun
lucunya, informasi yang Beliau dapatkan dari masyarakat desa adalah bahwa
kawasan tersebut angker dan dihuni oleh
makhluk halus. Pernyataan masyarakat setempat tersebut tidaklah masuk akal menurut
Dr. Franz Wilhelm Junghuhn. Kemudian Beliau mencari tau sendiri apa yang
tersembunyi di balik hutan rimba sana. Singkat cerita, akhirnya Dr. Franz
Wilhelm Junghuhn berhasil sampai puncak gunung. Dan dari atas sana Beliau
melihat sebuah danau indah berwarna putih dengan bau belerang yang menyengat.
Sejak saat itu lah keberadaan Kawah Putih menjadi terkenal. Dan pada tahun
1987, pemerintah mulai mengembangkan kawasan ini sebagai tempat wisata yang
menawarkan panorama yang unik, yaitu melihat danau yang bisa berubah warna.
BAGAIMANA
CARA KE KAWAH PUTIH?
 |
| Jalan Mulus Menuju Kawah Putih |
Bingung gimana cara atau rute menuju
Kawah Putih? Gampaanggg!!! Google Map aja! Hehe enggak kok. Bagi kalian yang
menggunakan kendaraan pribadi dari arah Jakarta, kalian hanya perlu menggunakan
jalur tol Cipularang dan keluar melalui pintu tol kopo. Dari sana kalian hanya
tinggal menuju arah Soreang lalu ke bagian selatan Ciwidey.
Bagi kalian yang lebih suka memakai
kendaraan umum, dari Terminal Leuwipanjang naiklah angkutan umum ke Terminal
Ciwidey. Kenapa ke Terminal Ciwidey? Karena jika kalian naik angkutan yang ke
arah Jakarta, niscaya kalian akan kembali lagi ke rumah masing-masing. Okey,
kembali ke laptop! Dari Terminal Ciwidey kalian dapat menggunakan angkot yang
menuju Situ Patenggang dan turun di depan Gerbang Kawah Putih.
FASILITAS
DI KAWAH PUTIH
Sebagai kawasan wisata, Kawah Putih
memiliki fasiltas yang menunjang kenyamanan berwisata kalian, diantaranya:
- Area
parkir yang luas
- Mushola
- Pusat
informasi
- Restaurant
dan warung makan
- Transportasi
menuju kawah dari gerbang masuk
- Toilet
- Pusat
oleh-oleh
HARGA
TIKET MASUK KAWAH PUTIH
Harga tiket masuk kawsan Kawah Putih (Update Maret 2019) Rp 25.000 baik pada hari biasa, hari libur, maupun akhir pekan. Sedangkan untuk
tarif kendaraan adalah sebagai berikut:
- Parkir
atas Mobil : Rp 150.000
- Parkir
atas Motor : Rp 35.000
- Ontang-anting : Rp 15.000
- Parkir
bawah Mobil : Rp 7.000
- Parkir
bawah Motor : Rp 5.000
- Parkir
bawah Bus : Rp 25.000
Yang
dimaksud dengan parkir atas adalah membawa kendaraan pribadi kalian sampai
lokasi kawah, terkecuali untuk bus. Karena bus tidak dibolehkan parkir di atas.
Sedangkan yang dimaksud dari parkir bawah adalah memarkirkan kendaraan pribadi
kalian di gerbang masuk, kemudian kalian dapat menaiki ontang-anting untuk
menuju lokasi kawah.
*FYI
: Ontang-anting bukan perhiasan yang biasa dipakai di telinga kalian ya
Traveller 😉
Ontang-anting
merupakan kendaraan minibus terbuka khas Kawah Putih Ciwidey yang sudah di
modifikasi dan dilengkapi dengan pengaman.
JAM
OPERASIONAL KAWAH PUTIH
Kawah Putih buka setiap hari dari
jam 07.00 – 17.00
TIPS
AND TRICK WISATA KAWAH PUTIH
Kita
punya beberapa tips dan trik nih buat kalian yang mau melipir ke Kawah Putih.
Simak baik baik ya Lur!
- Bau
belerang disini cukup menyengat, sebaiknya kalian persiapkan dan pakailah
masker sebelum memasuki kawasan Kawah Putih. Bila sebelum memasuki kawasan
kawah kalian sudah mencium bau belerang, coba tanyakan kepada orang disebelah
anda. Kemungkinan besar orang itulah sumber masalahnya 😊
- Bila
kalian tidak memiliki masker, kalian dapat membelinya di lokasi. Tentunya
dengan harga yang sedikit lebih mahal jika di bandingkan dengan membeli di
apotek favorit kalian.
- Suhu
udara yang dingin tidak menjamin kulit kalian aman dari sengatan matahari. Ada
baiknya gunakan sunblock sebelum kalian melakukan aktivitas di Kawah Putih
- Terlalu
lama berada di sekitar kawah bisa membuat pernafasan kalian terganggu loh guys,
kalian bias naik sebentar ke atas, kemudian turun kembali ke kawah bila masih
ingin menikmati pesona pemandangan kawah putih
- Bagi
kalian yang jumlah rombongannya sedikit, kami sarankan untuk memarkir kendaraan
kalian di gerbang dan kemudian lanjut menggunakan ontang-anting karena lebih
murah dan ekonomis. Selain itu, nilai lebih jika kalian menggunakan
ontang-anting kalian dapat menikmati pemandangan pegunungan secara jelas, atau bisa juga menggunakan jasa travel agent local untuk mempermudah dan mengefektifkan waktu.